Our Story.
Share anything about our laboratorium

Bagaimana Virtual Reality Bekerja??


Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai sejarah dan pengertian teknologi VR. Lantas, bagaimana teknologi virtual reality itu bekerja?
   Virtual reality bekerja dengan memanipulasi otak manusia sehingga seolah-olah merasakan berbagai hal yang virtual seperti hal yang nyata. Setiap sistem VR memiliki komponen untuk membangun suasana ilusi tersebut, yaitu Head Mounted Display (HMD).
HMD merupakan salah satu sistem yang digunakan dalam VR yang mana berhubungan dengan cara kerja penglihatan manusia. Pada dasarnya setiap mata kita menangkap gambar 2D dari lingkungan yang kita lihat, tetapi otak kita adalah prosesor yang melakukan tipu daya untuk memahami apa yang kita lihat sebagai 3D menggunakan banyak informasi lain seperti audio spasial, interaksi dengan lingkungan, pengalaman sebelumnya, dll.
Sistem VR menggunakan prinsip visi stereoskopik untuk mensimulasikan persepsi kedalaman dan struktur 3D. Untuk mencapainya, sistem VR harus menghasilkan gambar yang terpisah untuk setiap mata seperti  pada Gambar 1. (Das, 2017)


Gambar 1. Sistem VR yang menghasilkan gambar terpisah.

Sistem VR membuat gambar stereoskopis pada tampilan HMD dengan frame rate minimum 60 frame per detik, untuk menghindari kelambatan yang dirasakan yang dapat menghancurkan ilusi. HMD juga menyertakan sepasang lensa agar mata kita menyatukan gambar yang awalnya terpisah kembali menjadi satu, seperti pada Gambar 2. (Das, 2017)

Gambar 2. Tampilan gambar sebelum dan sesudah ditambah lensa pada VR.

Setelah ditampilkan, trik penting berikutnya untuk membuat otak meyakini bahwa otak itu berada di tempat lain adalah melacak gerakan kepala dan memperbarui adegan yang ditampilkan tanpa jeda. Sistem VR harus melakukan ini dalam 16,67 ms untuk mempertahankan 60 frame per detik. Metrik ini dikenal sebagai latensi Gerak ke Foton (MTP).
   Biasanya berbagai sensor seperti giroskop dan akselerometer digunakan untuk melacak pergerakan kepala kita dan informasi tersebut diteruskan ke platform komputasi untuk memperbarui gambar, platform komputasi yang biasa digunakan sistem VR adalah smartphone atau PC.  (Das, 2017)

   Saat sudah berada dalam dunia virtual tersebut, pengguna dapat melihat gambar virtual dengan sudut pandang tak terbatas : ke samping, belakang, atas, bawah, hingga 360 derajat. Jenis dunia virtual yang bisa dimasuki pengguna sangat beragam macamnya, mulai dari permainan, melihat kehidupan di hutan, bahkan ada dunia virtual action yang mengharuskan pengguna untuk aktif bergerak saat menggunakan VR. (Azam, n.d.)


References
Azam, M. (n.d.). Nesabamedia.com. Retrieved from Nesabamedia.com: https://www.nesabamedia.com/pengertian-vr-virtual-reality/
Das, N. (2017, July 13). Quora. Retrieved from Quora: https://www.quora.com/How-does-Virtual-Reality-VR-work

labor eldi labor eldi Author

About



Welcome to the website of Digital Electronics Laboratory. The Laboratory is located in the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Andalas University

Pageview

Followers