PENGUMUMAN
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh.
Diberitahukan kepada seluruh praktikan Praktikum Elektronika dan Sistem Digital bahwa praktikum diundur hingga 7 April 2020

Note : Tanggal dapat berubah sewaktu-waktu

Our Story.
Share anything about our laboratorium

Project Demo Modul 4 Mikroprosesor dan Mikrokontroler

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh.
Diharapkan kepada seluruh mahasiswa Teknik Elektro Universitas Andalas yang mengambil matakuliah Praktikum Mikroposessor dan Mikrokontroler 2020 untuk mengisi judul project demo pada link yang disediakan

Batas Pengisian judul demo project : 11-12 November 2020

  • Inputkan Judul dan deskripsi project demonstration disini
  • Response Judul yang telah diinput dapat dilihat disini
  • Lembar asistensi dapat didownload disini
  • Tata cara Project Demo dapat didownload disini
  • PPT Responsi Modul 4 dapat didownload disini


Terimakasih atas perhatiannya.
Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh.

Ttd

Koordinator Praktikum Up dan Uc

labor eldi labor eldi Author

File Praktikum Mikroprosesor dan Mikrokontroler 2020

 Assamualaiku wr wb
Diberitahukan kepada seluruh praktikan Mikroprosesor dan Mikrokontroler 2020 agar mendownload dan membaca file dibawah ini

Modul Mikro 2020 >> disini
PPT Responsi Umum >> disini
Prosedur Percobaan >> disini
Surat Izin Menyisip >> disini
Link channel Youtube LEI_TV >> klik 

labor eldi labor eldi Author

Tata Cara Praktikum Online ESD 2020

Assalamualaikum Wr Wb

Kepada seluruh praktikan Praktikum Elektronika dan Sistem Digital 2020, Berikut ini tata cara pelaksanaan  Praktikum Elektronika dan Sistem Digital 2020
Tata Cara Praktikum Online ESD 2020

Terima kasih

Wassalamu'alaikum Wr Wb

Ttd

Koordinator Praktikum ESD
labor eldi labor eldi Author

Bahan Praktikum Elektronika dan Sistem Digital 2020

Assalamualaikum Wr Wb

Berikut soft copy kelengkapan untuk Praktikum Elektronika dan Sistem Digital 2020
Bahan Praktikum ESD 2020
Download file pada Link diatas kemudian di edit sesuai data yang benar. 

NB:
  • Ketentuan ini berlaku untuk jadwal praktikum yang berlangsung dan juga selanjutnya (belum praktikum)
  • Print kartu kontrol pada kertas Bufalo ukuran A5 warna orange.
labor eldi labor eldi Author

Cara Menggunakan Osiloskop dan Signal Generator di ISIS Proteus


Osiloskop adalah instrumen yang berfungsi untuk mengukur besar tegangan listrik dan hubungannya terhadap waktu, mengukur frekuensi sinyal yang berosilasi, mengecek jalannya suatu sinyal pada sebuah rangkaian listrik, membedakan arus AC dengan arus DC, dan mengetahui noise pada sebuah rangkaian listrik . Osiloskop pada ISIS Proteus terdiri dari empat channel, yaitu A (kuning), B (biru), C (merah), dan D (hijau), dapat beroperasi di dua sumbu, yaitu sumbu-x dan sumbu-y, serta level tegangan otomatis untuk setiap channel. 

Gambar 1
Osiloskop

Sedangkan signal generator digunakan untuk menghasilkan sinyal/ gelombang kotak atau sinus. 

Gambar 2
Signal Generator

Osiloskop dan signal generator yang terdapat pada instrumen virtual ISIS Proteus dibuat sesuai dengan standar ProSpice. Berikut ini masing-masing penjelasannya:

Osiloskop
Gambar 3
Simbol Osiloskop pada ISIS

Gambar 4
Tampilan osiloskop pada ISIS

Berikut penjelasannya masing-masing nomornya:
  1. Level, digunakan untuk mengatur posisi di sumbu-x.
  2. AC DC, digunakan untuk mengatur tegangan yang digunakan apakah DC atau AC.
  3. Digunakan untuk mengubah puncak menjadi lembah dan sebaliknya.
  4. Mode operasi pada osiloskop:
    Auto, digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran secara otomatis
    One-shot, digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran secara one-shot, bentuk sinyal berada dalam posisi diam.
    Cursors, digunakan untuk menampilkan nilai tegangan dan waktu dari sinyal masukan ataupun keluaran.
  5. Source (pada trigger), digunakan untuk menentukan channel yang digunakan sebagai sumber atau masukan.
  6. Source (pada horizontal), digunakan untuk mengatur posisi pada arah horizontal untuk channel tertentu.
  7. Position (pada horizontal), digunakan untuk mengatur posisi sinyal pada arah horizontal.
  8. Timebase, digunakan untuk mengatur periode/ timebase yang besarnya mulai dari 0,5 ┬Ás/div sampai 200 ms/div.
  9. Position (pada channel), digunakan untuk mengatur posisi sinyal pada arah vertikal.
  10. AC/DC/GND/OFF. Digunakan untuk menentukan fungsi dari channel yang digunakan, apakah sinyalnya digunakan untuk mengukur sinyal AC, DC, ground, atau tidak digunakan (off).
  11. Invert, digunakan untuk membalikkan sinyal.
  12. A+B atau C+D, digunakan untuk menggabungkan sinyal dari channel A atau C dengan sinyal B atau D sehingga dihasilkan superposisi gelombang.
  13. Gain channel, digunakan untuk mengatur penguatan yang nilainya mulai dari 2 mV/div sampai 20 V/div.
Signal Generator
Tampilan signal generator pada ISIS Proteus ditunjukkan gambar 5 dan 6.

Gambar 5
Simbol Signal Generator pada ISIS


Gambar 6
Tampilan Signal Generator pada ISIS

Berikut penjelasannya:
  1. Frequency, signal generator memiliki jangkauan frekuensi 0 – 12 MHz dalam 8 range.
  2. Amplitude, signal generator memiliki jangkauan 0 – 12 V dalam 4 range.
  3. Waveform, bentuk gelombang masukan maupun keluaran dapat berupa gelombang persegi, gergaji, segi tiga, ataupun sinus.
  4. Polarity, polaritas yang digunakan dapat berupa unipolar maupun bipolar.

Untuk menggunakan osiloskop dan signal generator, maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Buka ISIS Proteus dan buat dokumen baru.
  2. Klik virtual instruments mode dan pilih signal generator. Drag ke window editing. Lakukan hal yang sama untuk osiloskop.
  3. Hubungkan signal generator dan osiloskop seperti gambar berikut
    Gambar 7
    Rangkaian Osiloskop dan Signal Generator
  4. Simulasikan rangkaian dengan meng-klik tombol play. Atur panel kontrol pada osiloskop dan signal generator supaya diperoleh sinyal yang diinginkan. Kali ini saya gunakan penguatan sebesar 2 V/div dan timebase-nya 1 ms. Atur pula frekuensi dan level tegangan pada signal generator. Kali ini saya gunakan frekuensi 400 Hz dan amplitude 4,7 V. Perhatikan gambar.

    Gambar 8
    Pengaturan Osiloskop

    Gambar 9
    Pengaturan Signal Generator
  5. Untuk mengetahui nilai tegangan dan panjang gelombang, klik Cursor yang terdapat pada kotak trigger dan drag di tempat yang akan diukur.
    Gambar 10
    Hasil Pengukuran
  6. Jika sudah melakukan simulasi klik tombol stop.
labor eldi labor eldi Author

About



Welcome to the website of Industrial Electronics Laboratory. The Laboratory is located in the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Andalas University

Pageview

Followers