Our Story.
Share anything about our laboratorium

Sejarah Virtual Reality


    Perkembangan teknologi yang begitu pesat juga menciptakan karya-karya teknologi yang luar biasa. Salah satu teknologi yang muncul menjadi perbincangan media dan pengamat teknologi adalah Virtual Reality.
    Virtual Reality (VR) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan berdimensi tiga yang disimulasikan oleh komputer terhadap suatu objek nyata ataupun imajinasi. Sebuah sistem VR biasanya dilengkapi dengan berbagai peralatan yang mendukung seperti headset dan berbagai macam properti fisik lainnya yang bergantung pada detail lingkungan VR tersebut. (Azam, n.d.)

    Teknologi ini bermula pada tahun 1800-an, saat munculnya praktek fotografi dan lukisan yang memunculkan ide untuk membuat sebuah alternatif realitas. Pada abad yang sama, tahun 1838 Charles Wheatstone mendemonstrasikan bahwa otak manusia memproses dua gambar 2D berbeda dimasing-masing mata, kemudian beliau menciptakan View-Master Stereoscope yang menggunakan dua cermin kembar untuk memproyeksikan sebuah gambar. (Wahyu, 2017)
    Pada tahun 1929, Edward Link menciptakan Link Trainer yang merupakan simulator penerbangan dan seluruhnya electromechanical. Alat ini digunakan oleh calon pilot untuk pelatihan kemampuan selama masa Perang Dunia II. (Wahyu, 2017). Tahun 1957, Morton Heilig yang memiliki latar belakang di industri Motion Picture Hollywood mulai menginginkan orang-orang mampu merasakan suasana bagaikan masuk ke dalam sebuah film. Dibuatlah simulasi Sensorama yang dapat membuat penggunanya merasakan suasana lingkungan perkotaan bagaikan dengan menaiki sepeda motor. Sudah dilengkapi dengan multisensor stimulasi, sehingga penggunanya mampu melihat jalan, mendengar mesin motor berbunyi, merasakan getaran motor, dan mencium bau mesin motor di sebuah dunia yang didesain teknologi. Tahun 1960 simulasi yang dibuat oleh Morton Heilig tersebut dipatenkan dengan nama Telesphere Mask. (Azam, n.d.)
    Pada 1968, Ivan Sutherland yang juga menjabat sebagai associate professor of electrical engineering di Harvard University, dan muridnya Bob Sproull menciptakan VR dengan sistem mounted display (HMD), alat tersebut bernama The Sword of Democles. Nama Virtual Reality sendiri muncul pada tahun 1987 oleh Jaron Lanier, penemu VPL Research yang mulai mengembangkan peralatan VR, termasuk goggle (kaca mata) dan sarung tangan yang dibutuhkan seseorang untuk merasakan teknologi VR. (Wahyu, 2017)
    Hingga saat ini, teknologi VR telah banyak berkembang dalam berbagai bidang. Seperti pada bidang kesehatan, olahraga, bahkan dunia gaming sudah banyak yang menggunakan teknologi Virtual Reality.

References :

Azam, M. (n.d.). Nesabamedia.com. Retrieved from Nesabamedia.com: https://www.nesabamedia.com/pengertian-vr-virtual-reality/
Wahyu, F. (2017, Maret 6). initu.id. Retrieved from JawaPos: http://initu.id/sejarah-teknologi-virtual-reality-vr-dan-augmented-reality-ar/





labor eldi labor eldi Author

About



Welcome to the website of Digital Electronics Laboratory. The Laboratory is located in the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Andalas University

Pageview

Followers